Pgi ini Lili lebah terlihat panik. Dia terbang ke sana kemari tanpa tujuan. Ada apa dengan Lili? Lili hinggap di atas sekuntum bunga. Dia kemudian sibuk menghitung jumlah kaki-kakinya. "Ada berapa jumlahnya?" pikir Lili. Dia terus berusaha menghitung kakinya satu persatu. Namun, dia tetap tidak menemukan jawabannya. "Duh, sulitnya berhitung!"
Di pagi yang indah saat matahari bersinar cerah, terlihat di Belang, kucing kesayangan Ratih, sedang bermalas-malasan di beranda rumah. Didepannya terlihat taman bunga yang asri. Bunga-bunga bermekaran. Harimnya menambah kesegaran udara di pagi hari.
Suatu hari, Lili Lebah melakukan tugasnya untuk mengumpulkan sari bunga. Hari itu dia terbang ke arah yang berlawanan dengan taman bunga yang sering dikunjunginya. "Aku ingin tahu, apa yang ada di tempat lain?" pikir Lili. Lili memang seekor lebah yang suka bertualang. Saat itu dia tiba disuatu tempat yang penuh dengan pepohonan. Dia melihat seeokor monyet. "Apa yang dimakan monyet ini?" pikā¦
Putri adalah seorang anak Bali. Dia tinggal di sebuah desa di Ubud. Putri duduk di kelas 6 SD. Dia anak yang pintar dan suka menolong. Semua penduduk di desa senang padanya. Suatu hari ada perayaan Galungan di pura. Pura itu terletak di dekat sawah si pinggir desa. Semua warga desa ikut dalam perayaan Galungan.
Putih adalah seekor anak kucing yang sangat lucu. Bulunya seputih kapas dan terasa sangat lembut. Matanya berwarna coklat bening. Ada kalung mungil di leher Putih. Kalung itu pemberian Jamilah. Jamilah sangat menyayanginya. Setiap hari Jamilah mengajak Putih bermain dan berlari-lari di kebun belakang.
Saat matahari terbit di ufuk timur, ayam jantan berkokok menandakan pagi telah tiba. Udara pagi terasa sangat sejuk. Ibu sudah bangun. Putu sudah bangun. Made sudah bangun. Mereka selalu bangun pagi karena harus bersiap-siap pergi ke sekolah.
Saya duduk di ruang tamu. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu. Saya berdiri dan membuka pintu. "Hai, Ari! Silahkan masuk." Ari menutup pintu. Kami duduk di ruang tamu. Kami berbincang-bincang tentang pelajaran di sekolah.
Ayah bercerita tentang masa kecilnya. Waktu kecil ayah suka bermain di sawah. Ayah membuat seruling dari batang padi. Ayah meniupnya dengan keras. Ayah senang sekali.